Ibu Guru Reli Dibunuh Lalu Jasadnya Digantung di Pohon Mangga, Ini 5 Faktanya

Nasib tragis dialami seorang guru di Kampung Meli, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Reli, Wanita berprofesi sebagai guru ditemukan tewas menggantung di pohon mangga pada Sabtu (13/4/2018) pagi.
Tubuhnya tergantung pada seutas tali berwarna biru yang diikat di pohon mangga.
Jasad korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya yang ingin pergi berkebun.
Banyak kejanggalan yang ditemukan dari kematian Reli, sebab ada banyak luka di sekujur tubuh korban.
Polisi pun menduga korban dibunuh sebelum tubuhnya digantung di pohon.
Berikut 5 fakta soal pembunuhan guru yang jasadnya digantung di pohon mangga dikutip dari Pos Kupang.
1. Digantung di Pohon Mangga
Penemuan jasad Ibu Reli, seorang guru di Kecamatan Soa, Nusa Tenggara Timur membuat geger warga.
Korban ditemukan menggantung di pohon mangga dekat perkebunan warga.
Ada beberapa kejanggalan yang ditemui terkait penemuan jasad Reli.
Warga tak percaya Reli bunuh diri, karena di tubuh korban ada beberapa bekas luka hantaman benda tumpul.
Mayat Ibu Reli pertama kali ditemukan warga setempat yang hendak pergi ke kebun.
Diduga Ibu Reli dibunuh terlebih dahulu kemudian tubuhnya digantung sehingga terkesan korban bunuh diri.
2. Banyak Bekas Luka
Seorang netizen bernama Delis Riwu membagikan foto-foto korban.
Dari beberapa foto yang diunggah, terdapat bekas luka di dahi korban hingga mengeluarkan darah.
Sadis Betul Orang Yang Bunuh Ibu Reli...Habis d Bunuh Mayatx d Gantung d Pohon Mangga...Semoga Pelaku Cepat d tangkap. Kejadianx d Kampung Meli Kecamatan Soa. Mayatx d temukan tadi pagi oleh Warga Meli yang Hendak k Kebun....," tulis Delis Riwu.
 3. Diduga Dibunuh Suami
Pihak Polres Ngada pun melakukan penyelidikan terkait ditemukannya jasad Reli ini.
Hasil penyelidikan polisi, Reli diduga dibunuh oleh suaminya (ET).
Mereka diketahui telah menikah sejak 3 tahun lalu.
Kapolres Ngada, AKBP Firman Affandy melalui Kanit Pidum, Bripka Yuliardi Sinambela mengatakan, dari hasil olah TKP, bukti-bukti yang dikumpulkan di TKP dan hasil visum, dugaan kuat pelalu pembunuhan mengarah ke suami korban.
"Suami korban sudah kita amankan karena permintaan keluarga juga. Pihak keluarga kuatir ada aksi balas dendam dari keluarga korban. Motif sementara, yang bersangkutan marah dengan sikap korban," kata Yuliardi.
4. Hilangkan Jejak
Yuliardi mengungkapkan, pelaku sempat berusaha menghilangkan jejak perbuatannya dengan menggantung korban di pohon mangga menggunakan tali nilon seolah-olah korban bunuh diri.
Namun dari bukti di TKP dan hasil visum, kata Yuliardi, mengungkap fakta lain.
"Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, terdapat luka di kepala, dahi, dan bagian tubuh lainnya. Jadi dugaan kuat, korban dieksekusi sebelum digantung,"demikian Yuliardi.
Saat ini, kata Yuliardi, penyidik masih terus mendalami bukti-bukti yang ada.
5. Netizen Berduka
Netizen mengharapkan polisi segera menangkap pelaku dan menghukumnya seberat mungkin.
@Stven Loa: Ini klu di amati ini motif pembunuhan bukn gantung diri
@Nus Romanus: tidak mungkinlah seorang wanita bisa gantung diri di pohon yang lurus seperti ini,,, radanya ganjil... rip moga bahagia di rumah bapa
@Beny Flores: Klu kasus macam ini biasax pelaku bkn org jauh tapi dekat..entah keluarga atw teman dekat dan bisa punx bnyk motif karena dendam atw masalah pribadi....cepat atw lambat bisa terungkap...
@Khenramonesta Khen: Jahat benar ewww,,,,baru kali ini ada orang flores kejahatanya sma seperti orng asing,,,,Dapat orng itu kasih mati memang jngan biarkan hukum,,,,Jahat benar,,pikir hnya fi daerah jawa,,ternyata sudah menular di di bajawa
@ArLeynd Senjaa: Tuhan eee...Sadis sekali eeee....ampunilah mereka,sebab mereka tdk tau apa yg mereka perbuat Tuhan...